RISKI CAESARIO

Sunday, October 24, 2010

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TV DIGITAL

FROM ANALOG TO DIGITAL

perkembangan dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut kotak konverter. Ketika menggunakan pesawat televisi analog, sinyal penyiaran digital akan dirubah oleh kotak konverter menjadi sinyal analog. Dengan demikian pengguna pesawat televisi analog tetap dapat menikmati siaran televisi digital. Pengguna televisi analog tetap dapat menggunakan siaran analog dan secara perlahan-lahan beralih ke teknologi siaran digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.

Proses perkembangan yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.

Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.

Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Prancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka. Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap Stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011.


kelebihan

DIGITAL
  1. Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap noise dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code). 
  2. less bandwidth (atau high efficiency bandwidth) karena interference digital channel lebih rendah, sehingga beberapa channel bisa dikemas atau "dipadatkan" dan dihemat
  3. sinyal digital bisa dioperasikan dengan daya yang rendah (less power)
  4. ketajaman gambar yang memungkinkan kita bahkan bisa meliha keringat dari presenter Tv 
kekurangan

DIGITAL
  1. harus memakai tv tuner/kotak konverter
  2. gambar yang diterima sinyal tv digital telat beberapa detik dibandingkan tv analog



 CONTOH TV DIGITAL

  1. DTV (Digital Television, standar di USA)
  2. DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial, standar di Eropa)
  3. ISDB-T (Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial, standar di Jepang)
dikabarkan ISDB-T sangat fleksibel dan banyak punya kelebihan terutama pada untuk penerima yang bergerak (mobile reception) atau boleh kita katakan bahwa ISDB-T lebih tahan terhadap efek Doppler. ISDB-T yang merupakan satu dari dua saudaranya yaitu ISDB-S (untuk transmisi lewat kabel) dan ISDB-S (untuk satelit), juga bisa diaplikasikan pada sistem dengan bandwidth 6,7MHz dan 8MHz.

Sunday, October 10, 2010

DVD

Salah satu bidang distribusi digital yang tampaknya mengambil industri televisi terkejut
adalah penjualan serial televisi pada DVD (Digital Video Disc), terutama seluruh
musim dalam format box-set. The video bersama, sebuah teknologi analog, memiliki
dampak besar pada bisnis film tapi lebih sedikit di televisi. Rekaman video yang
besar dan memiliki kapasitas rekaman kecil, mereka bekerja dengan baik untuk film tetapi
musim seluruh program televisi akan memiliki berat cukup sedikit dan memiliki
mengambil suatu rak seluruh! Tapi DVD disajikan satu set baru kemungkinan. Tidak
hanya bisa lima atau enam episode televisi cocok pada satu disk, cakram yang
ringan dan bisa dikemas empat atau lima bersama-sama dalam kotak kompak, cukup
ruang bahkan untuk seri 26-episode AS-gaya - dan komentar dan fitur tambahan
selain. Butuh beberapa saat untuk industri televisi untuk mengenali potensi ini
tambahan pasar untuk barang-barang mereka, hanya keberhasilan dari beberapa program populer di DVD
mulai tahun 2005 - The Sopranos (HBO 1999-2007), Sex and the City (HBO
1998-2004), Buffy the Vampire Slayer (Warner Brothers 1997-2003) - mulai membuka
mata dengan potensi di kedua penjualan dan penyewaan. BBC tidak lambat untuk menindaklanjuti
pasar ini, terutama untuk hits terakhir seperti Monty Python (1969-1974) dan Blackadder
(1983-1989), bersama dengan persembahan yang lebih tradisional seperti The BBC TV Shakespeare